Welcome...

Welcome...

Kamis, 07 November 2013

Cerpen Persahabatan

KADO TERAKHIR UNTUK SAHABAT

Lima hari sebelum kawanku pindah jauh disana. Selepas makan siang, aku langsung kembali beranjak ketempat aku bermain dengan sahabatku.
“hei, kemana saja kamu? Daritadi aku nungguin” Tanya sahabatku yang bernama Alvi. “tadi aku makan siang dulu” jawabku sambil menahan perut yang penuh dengan makan siang “ah ya sudah, ayo kita lanjutkan saja mainnya” sahut Alvi. Tidak lama saat aku & Alvi sedang asyik bermain congklak, Rafid adiknya Alvi datang menghampiri kami berdua.
“kak, aku pengen bilang” kata Rafid “bilang apa?” sahut Alvi penasaran “kata bapak, sebentar lagi kita pindahan” jawab Rafid “hah? Pindah kemana?” tanyaku memotong pembicaraan mereka “ke Bengkulu” jawab Rafid dengan singkatnya “ya udah kak, ayo disuruh pulang sama ibu buat makan siang dulu” ajak Rafid ke Alvi “iya deh.. ehm.. Alma, aku pulang dulu ya aku mau makan siang” ujar Alvi “eh, iya deh aku juga mau pulang kalau gitu” sahutku tak mau kalah.

Sesampainya dirumah aku langsung masuk kedalam kamar & entah kenapa perkataan Rafid yang belum pasti tersebut, terlintas kembali ke pikiranku. “Andai perkataan tersebut benar, tak terbayang bagaimana perasaanku nanti” ujarku pada cermin yang menatapku datar “sudahlah daripada aku memikirkan yang belum pasti lebih baik aku mendengarkan musik saja” ujarku kembali sambil beranjak mengambil mp3. Tak lama kemudian aku mendengar sebuah pembicaraan, yang aku tau suaranya sudah tak asing lagi bagiku yaitu orang tuaku & orang tua Alvi sahabatku. Aku mencoba mendekati pintu kamar untuk mendengarkan pembicaraan itu. Tak lama tanganku keringat dingin, aku sudah mendapatkan inti pembicaraan ternyata benar apa yang dikatakan Rafid pada Alvi tadi siang bahwa mereka akan pindah kurang lebih sebulan lagi.

Lemas sudah tubuhku setelah mendengar kabar itu, tiba-tiba ibu mengetuk kamarku & mengagetkanku yang sedang bingung itu. *Tok3X… “Alma, kamu mengunci pintu kamarmu ya” Tanya ibu sambil mencoba membuka pintu “enggak kok” jawabku dengan lemasnya “kamu kenapa.. ayoo buka kamarmu!!” teriak ibu “iya.. sebentar” sahutku sambil membuka pintu.
“ngapain kamu mengunci kamar?” Tanya ibu.
“gak knapa2… tadi aku memang lg duduk didepan pintu” jawabku sambil menoleh keruang tamu yang berhadapan dengan kamar tidurku.
“ya sudah, tadi orang tuanya Alvi bilang kalau mereka ingin pindah bulan depan”
“iya, aku sudah tau” sahutku kembali ke kamar tidur.
“oh kamu tidak sedih kan?” Tanya ibu yang menghampiriku.
“…” tak kujawab pertanyaan ibu.
“hm.. sudahlah tak usah dibahas dulu.. sana tidur siang dulu biar nanti malam bisa mengerjakan PR” ujar ibu sembari mengelus elus rambutku.
“iya…” jawabku singkat.

Esoknya tepat dihari Minggu, matahari pagi menyambutku. Suara ayam berkokok dan jam beker menjadi satu. Tetapi, aku tetap saja masih ingin ditempat tidur. Sampai sampai ibuku memaksaku untyk tidak bermalas malasan.
“Alma, ayoo bangun.. perempuan gak baik bangun kesiangan” ujar ibu sambil melipat selimutku. “sebentar dulu lah.. aku masih ngantuk” sahutku sambil menarik selimut ditangan ibu. “itu Alvi ngajak kamu main.. ayoo bangun!!” ujar ibu kembali sambil mengeleng gelengkan kepala. “oh oke oke” sahutku semangat karena ingat bahwa Alvi akan pindah sebulan lagi. Lalu, aku langsung beranjak dan segera lari keluar kamar tidur untuk mandi & sarapan. Setelah itu Alvi tiba-tiba menghampiri rumahku
“Assalamualaikum, Alma!!” panggil Alvi dari depan rumah.
“walaikumsallam, iya!!” sahut ibuku yang beranjak keluar rumah.
“oh ibunya Alma, ada Alma nya gak?” Tanya Alvi.
“Alma nya lagi sarapan, sebentar ya tunggu dulu aja. Sini masuk” jawab ibuku.
“iya, terimakasih” sahut Alvi.

Ketika aku sedang asyik asyiknya sarapan, Alvi mengagetkanku.
“Alma, makan terus kau ini” ujar Alvi sambil tertawa. “yee, ngagetin saja kamu ini. Aku laper tau” sahutku sambil melanjutkan sarapan. “kok gak bagi-bagi aku sih” Tanya Alvi sambil menyengir kuda. “kamu mau, nih aku ambilin ya” jawabku sambil mengambil piring. “hahaha.. tidak, aku sudah makan, kau saja sana gendut” sahut Alvi sambil tertawa terbahak bahak. “ ya sudah” jawabku kembali sambil membuang muka. Tak berapa lama kemudian, sarapanku habis lalu Alvi mengajakku bermain games.
“sudah kan, ayoo main sekarang” ajak Alvi semangat.
“aduh, sebentar dong. Perutku penuh sekali ini” sahutku lemas karena kebanyakan makan.
“ah ayolah, makanya jangan makan banyak-banyak. Kalau gitu kapan mau dietnya” ujar Alvi menyindirku.
“ya sudah ya sudah.. ayoo mau main apa?” ajakku masih malas.
“Vietcong yuk tempur tempuran” jawab Alvi semangat seperti pahlawan jaman dulu.
“hah, okedeh” sahutku sambil menyalakan laptop milik ayah.

Kemudian, aku dan Alvi bermain games kesukaan kami berdua. Kami bermain bergantian, besar besaran skor, dll tidak berapa lama ibunya Alvi memanggilnya untuk pulang. “Assalamualaikum, ada Alvinya gak?” Tanya ibunya Alvi sambil tersenyum denganku. “ada-ada.. Alvi! ibumu mencarimu” kataku kepada Alvi yang sedang asyik bermain. “iya.. sebentar lagi, emangnya kenapa?” Tanya Alvi. “aku tidak tau, sana kamu pulang dulu. Kasian ibumu” ujarku sambil mematikan permainan. “huh… iya iya” sahut Alvi beranjak pulang kerumahnya.

Tak berapa lama, Alvi mengagetkanku saat aku sedang asyik melanjutkan permainan yang sedang aku mainkan. “Alma!!” panggil Alvi sambil menepuk pundakku. “Apa??” jawabku kaget. “aku pengen bilang sesuatu nih, hentikan dulu mainannya” ujar Alvi. “iya!!” jawabku agak kesal. “jadi gini.. dengarkan ya… ternyata aku akan pindah 3 hari lagi” cerita Alvi. “hah? Kok dipercepat??” sahutku memotong pembicaraan Alvi. “aku juga tidak tau, kau sudah memotong pembicaraanku saja. Sudah ya aku harus pulang ini.. bye!” ujar Alvi beranjak keluar rumah. “tunggu!! Kau serius??” tanyaku dengan penuh ketidak percayaan. “serius.. dua rius malahan” jawab Alvi sambil memakai sandal. “oh ok.. bye!!” sahutku kembali. Setelah Alvi pulang kerumahnya, aku langsung lari masuk kedalam kamar & mengunci diri. Aku tidak tau apa yang harus kulakukan sedangkan sahabatku sendiri ingin pindahan. Terlintas dipikiranku untuk memberikan Alvi sahabatku sebuah kado yang mungkin isinya bisa membuat Alvi mengingat persahabatan antara kita selamanya walaupun sampai akhir hayat nanti kita tak akan dipertemukan lagi. Ku ambil buku diary & kutuliskan cerita-cerita persahabatanku dengan Alvi. Tak lama kemudian , terpikirkan suatu hadiah yang akan kukasih dihari dia pindahan nanti lalu, aku ambil uang simpanan yang kusimpan didompetku & ku piker-pikir uangnya cukup untuk membelikan hadiah untuk Alvi.

Besoknya sehabis pulang sekolah, aku langsung berlari ke toko sepatu dekat rumahku. Ku lihat-lihat sepatu yang cukup menarik perhatianku, tiba-tiba ada seorang bapak-bapak yang menghampiriku.
“hai nak, kamu mencari sepatu apa?” Tanya seorang bapak yang menurutku adalah pemilik took sepatu tersebut.
“i..iya pak, maaf ada sepatu futsal tidak?” tanyaku sambil celingak celinguk kesegala rak sepatu.
“oh, ada kok banyak.. untuk apa? Kok perempuan nyari sepatu futsal?” Tanya pemilik sepatu itu sambil tertawa melihatku yang masih polos.
“bukan untukku pak, tapi untuk sahabatku” jawabku dengan polosnya.
“teman yang baik ya, memangnya temanmu mau ulang tahun?” Tanya pemilik toko itu. Entah kapan pemilik toko itu berhenti bertanyaku.
“iya” jawabku berbohong karena tak mau ditanya-tanya lagi.
“ok, sebentar ya. Bapak ambilkan dulu sepatu yang bagus untuk sahabatmu” ujar pemilik toko sepatu itu sambil berjalan ke sebuah rak sepatu.
“sip, pak” sahutku.

Tak lama, si pemilik toko sepatu itu kembali sambil membawa sepasang sepatu futsal.
“ini nak!!” kata pemilik toko sepatu itu.
“wah bagus sekali, berapa pak harganya?” tanyaku sambil melihat lihat sepatu yang dibawa oleh si pemilik toko itu.
“bapak kasih murah nak untukmu.. ini aslinya Rp. 60.000 jadi kamu bayar Rp.20.000 saja nak” jawab si pemilik toko itu sambil tersenyum.
“terima kasih banyak pak, ini uangnya” sahutku.
“iya nak, sama-sama” ujar sipemilik toko tersebut.
Setelah itu, aku kembali kerumah & mulai membungkus kado untuk Alvi. Mungkin ini hadiahya tidak seberapa, kutuliskan juga surat untuk Alvi.
Malamnya aku masih memikirkan betapa sedihnya perasaanku nanti jika sahabatku pindah pasti tidak bisa bermain bersama lagi seketika air mataku menetes & tiba-tiba ibu mengetuk pintuku. “Alma, ayo kerjakan dulu PRmu nanti kemalaman” ujar Ibu dari depan pintu kamar tidurku. “i..iya” sahutku sambil mengelap tetesan air mata yang membasahi buku yang sedang aku baca. Saat itu pikiranku masih campur aduk entah harus senang, sedih atau apa. Aku tidak bias konsen mengerjakan PR malam itu.

Besoknya disekolah, aku sering bengong sendiri sampai-sampai guruku bertanya kenapa aku seperti itu. Ku jawab saja dengan jawaban yang sangat singkat karena aku sedang memkikirkan bahwa besok lah dimana aku akan berpisah dengan sahabatku sendiri. Sepulang sekolah, aku langsung berlari memasuki kamar lagi, mengurung diri hingga malam. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahku & kuintip lewat jendela kamar. Tak lama kemudian juga Ibu memanggilku untuk keluar kamar sebentar.
“Alma, ayoo keluar sebentar. Ada Alvi nih” ajak ibu sambil membuka pintu kamarku.
“iya…” jawabku beranjak keluar kamar.
“nah kamu sudah disini, jadi begini besok kan Alvi mau pindah ayoo berpamitan dulu” ujar ibuku.
“Alma!!” peluk ibunya Alvi kepadaku. “maafin tante sama Alvi beserta keluarga ya jika punya salah sama kamu, ini tante ada sesuatu buat kamu” kata ibunya Alvi sambil memberiku sekotak coklat.
“i..i..iya” sahutku tak bisa menahan perasaan & sejenak kuingat bahwa aku juga punya hadiah untuk Alvi.
“Alvi, ini ada hadiah buat kamu. Terima ya” ujarku mulai menangis.
“iya. Alma jangan nangis dong” jawab Alvi.
“aku..” sahutku semakin sedih.
“sudah kamu tidak usah sedih nanti suatu saat kalian bisa ketemu kembali kok, ibu yakin” kata ibu sambil menghapus air mataku.
“ya udah, Alma jangan nangis ya… oh iya ini tante kasih no telp. Tante biar nanti kalau Alma kangen sama Alvi bisa sms atau telepon ya” ujar ibunya Alvi sambil menghapus air matanya pula yang hendak menetes.
“iya..” jawabku sambil masih menangis.
Malam pun tiba, Alvi dan keluarganya pun berpamit & harus segera pulang. Aku pun kembali ke tempat tidur & mulai menangis. Ku gigit bantal yang ada didekatku tak tahan aku melihat hal tadi.

Esoknya, tepat dipagi hari. Suara mobil kijang mengagetkanku & bergegas aku keluar. Ku lihat Alvi & keluarganya sudah bersiap-siap untuk berangkat, tubuhku mulai lemas ibu pun mengagetkanku untuk segera bersiap siap sekolah. Sebenarnya aku ingin tidak sekolah dulu hari itu tapi bagaimana juga pendidikan yang utama. Aku bergegas kesekolah tapi sebelum itu, aku berpamitan dengan Alvi lagi.
“Alvi!!” panggilku dari jauh.
“Alma!!” jawabnya sambil mendekatiku.
“jaga dirimu baik baik disana ya kawan, semoga banyak teman-teman barumu disana & jangan lupakan aku” ujarku mulai meneteskan air mata.
“iya, kamu tenang. Kalau kamu sedih kepergianku ini tidak akan nyaman” sahutnya sambil memberiku tissue.
“iya… terima kasih” jawabku kembali sambil menghapus airmata dengan tissue yang diberikan oleh Alvi.
“oh iya Alma, thanks ya buat kadonya itu bagus banget… aku juga udah baca suratnya… terima kasih banyak ya… akan kujaga terus kado mu” ujar Alvi menatapku.
“iya.. sama-sama karena mungkin itu kado terakhirku untukmu kawan” sahutku sambil tersenyum tak menunjukkan kesedihan lagi.
“kau memang sahabat terbaikku selamanya” kata-kata terakhir Alvi yang ia ucapkan kepadaku. Disitulah aku berpisah & disitulah aku harus menempuh hidup baru, juga makna dari sebuah persahabatan tanpa menilai kekurangan seorang sahabat.

~Selesai~

Senin, 19 Agustus 2013

Contoh Karya Tulis Study Tour ke Surakarta


KOTA PUSAKA KERATON SOLO
SMP NEGERI 6 SURAKARTA
SURAKARTA
 





DISUSUN OLEH : 

1. ........ (.../...)
2. ........ (.../...)




DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
SMP NEGERI 6 SURAKARTA
Jalan Kapten Mulyadi No. 259 Surakarta
2013



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah. Sehingga karya tulis yang berjudul Sejarah Keraton Solo dapat di selesaikan dengan baik.
            Karya tulis ini di buat sebagai tugas Bahasa Indonesia di SMP N 6 Surakarta
            Tak lupa ucapan terima kasih kami sampaikan kepada :
a.       Allah SWT sehingga karya tulis ini dapat selesai dengan baik.
b.      Orang tua yang selalu memberikan dukungan biaya, dan selalu mendoakan sehingga karya tulis ini dapat di selesaikan.
c.      Teman-teman penulis yang memberikan dukungan.
d.      Pihak-pihak yang telah mendukung dalam penyelesaian karya tulis ini.
e.    Ibu Titik sebagai guru Bahasa Indonesia.

Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi pembacan dan generasi penerus. Penulis juga mengharapkan kritik dan saran dari pembaca.

Surakarta, 17 Agustus 2013









                                                                                   




BAB I
PENDAHULUAN
       A.    LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring Perkembangan zaman modern,kita harus menjaga bangunan-bangunan,benda-benda peninggalan bersejarah. Kita bisa tahu bagaimana kehidupan di masa lalu. Penelitian ini di buat karena, di zaman modern ini masyarakat tidak banyak yang peduli dengan barang-barang di zaman dahulu, seperti : bangunan-bangunan di zaman dahulu tidak dirawat, benda-benda zaman dahulu tidak di simpan di museum, dll.
Sebagai  generasi penerus, kita harus menjaga bangunan-bangunan dan benda-benda zaman dahulu, Seperti : kita jaga dengan membersihkan bangunan atau benda yang di tinggalkan oleh manusia zaman dahulu  dan melestarikannya. Agar dapat di ketahui masyarakat bagaimana kehidupan di zaman dahulu.

          B.     IDENTIDIKASI MASALAH

·         Dalam penelitian ini penulis mendapatkan judul karya tulis in
                C.    PEMBATASAN MASALAH


            Dalam study tour ke daerah Surakarta dan sekitarnya, maka ada pembatasan-pembatasan masalah, seperti :
  ~ Sejarah Kraton Solo
  ~ Kraton Surakarta Warisan Kota Solo
  ~  Bangunan Kraton Solo
  ~ Manfaat Kraton Solo
  1. D.    PERUMUSAN MASALAH


      Dalam penulisan ini adapun Rumusan-rumusan masalah seperti :
   ~  Apa saja yang ada di kraton solo?
  ~  Apa manfaat dari kraton solo?
  ~  Kapan kraton solo dibangun?
  ~  Siapa Raja yang membangun kraton solo?
  ~  Pada tanggal dan tahun berapa Kraton solo dibangun?
          E.     MANFAAT PENELITIAN

      Bagi kami penelitian ini untuk menambah wawasan,pengalaman,ilmu pengetahuan. Serta agar kita tahu sejarah kerajaan- kerajaan yang berada di indonesia  khususnya kota Surakarta.
      Manfaat bagi peneliti lain untuk bertukar fikiran. Dan agar kita dapat mempertahankan budaya khas Indonesia.
      Manfaat bagi para pembaca untuk memperluas pengetahuan di bidang sejarah, untuk mengetahui bagaimana sejarah kehidupan Raja-Raja , dan barang-barang peninggalan para Raja-Raja. Seperti  : Bangunan-bangunan peninggalan Raja-Raja, senjata yang digunakan pada masa itu, serta transportasi yang di pakai pada zaman kerajaan.


BAB II
METODOLOGI PENELITIAN

 A.    TUJUAN PENULISAN

            Memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan agar pembaca dapat menjaga peninggalan bangunan-bangunan dan benda-benda peninggalan pada zaman kerajaan. Serta mempertahankan budaya khas Indonesia tepatnya di daerah Jawa Tengah yaitu Surakarta .
B.     TEMPAT PENELITIAN

            Penelitian ini diselenggarakan di Jawa Tengah yaitu Surakarta tepatnya di kraton solo.
C.    WAKTU PENELITIAN

            Penelitian ini dilaksanakan pada pada pukul 14.30 WIB pada 13 Agustus 2013
D.    METODE PENELITIAN

            Penelitian ini dilakukan dengan pergi ke lapangan dan objek yang akan diteliti , dan wawancara dengan pemandu wisata keraton solo. Saya mewawancarinya meluputi sejarah kraton, bangunan-bangunan kraton, pembiayaan kraton solo, dan benda peninggalan Raja-raja Kraton Solo. Yang di simpan dan di rawat di museum Kraton Solo.



BAB III
HASIL PENELITIAN

  1. A.    PENYAJIAN DATA

  • a.      Sejarah keraton solo

Keraton solo ini didirikan pada masa pemerintahan Paku Bowono ke II. Kraton ini di bangun sekitar 2,6 abad tepatnya pada tanggal 17 FebruarI  1745.
  • b.      Apa saja yang ada di objek

Keraton solo mempunyai Bangunan-bangunan kerajaan dan benda-benda museum peninggalan-peninggalan raja-raja. Di Keraton Solo juga terdapat museum, di dalam  museum terdapat benda-benda peninggalan Raja-Raja. Seperti : Silsilah Raja-Raja, Keris, Senjata Laras Panjang, Kereta Kuda dll.
Adapun kegunaan dari Keraton Solo yaitu : Kegunaannya untuk melaksanakan upacara-upacara adat dan ritual. Manfaatnya mengetahui sisi sejarah dari kota Solo dan mengetahui barang-barang bersejarah yang di simpan di Keraton Solo. Keraton Solo juga mempunyai keistimewaan , seperti mempunyai ketertarikan tersendiri seperti sejarah peninggalan raja-raja. Dapat juga di lihat dari nilai  sejarah filosoisnya dan dari nilai religinya.Ini adalah unsur-unsur yang ada di objek Keraton Solo itu yg membedakan nya dengan daerah lainnya. Cara untuk memelihara Keraton Solo dengan cara Memperbaiki bagian-bagian  yang sudah tidak layak lagi dengan cara perlahan. Seperti cat yang mengelupas dan tembok yang retak. Dan membersikan setiap harinya seperti, menyapu halaman Keraton Solo.
  • c.       Pemerintah setempat untuk mempromosikan objek

Dengan cara memasarkan pariwisata yang ada di Kota Solo. Seperti melaksanakan acara-acara adat setiap tahunnya. Solo juga dikenal dengan Kota bersejarah Internasional.
  • d.      Dampak terhadap masyarakat sekitar objek

·         Dampak ekonomi
Membuka lapangan kerja seperti, membuka warung sekitar Keraton Solo, membuka usaha sarana transportasi, sebagai keamanan di sekitar Keraton Solo, dll.
·         Dampak sosial
Dapat memberikan informasi kepada pengunjung tentang sejarah Keraton Solo.
·         Dampak positif
Pengembangan nilai tradisi yang ada dan mengetahui bahwa peninggalan Keraton Solo adalah  budaya Indonesia untuk melestarikan budaya itu sendiri.
·         Peran pemerintah daerah terhadap kraton solo ?
Sangat besar seperti biaya dan pengembangan wisata. Pemerintah menetapkan bahwa  Keraton Solo terbebas dari biaya pajak. Karena Keraton Solo adalah suatu budaya khas Indonesia.
·         Bagaimana pengeloaan hasil keuangan dari objek?
keuangan Keraton Solo untuk pendanaan perawatan karena hasil penjualan yang ada di Keraton Solo tidak mencukupi untuk perawatan Keraton Solo.B.     ANALISIS DATA

            Keraton Solo berumur 265 tahun atau 2,6 abad ,di bangun pada abad ke 17 , tepatnya pada tanggal 17 Februari 1745. Keraton Solo ini dibangun oleh Raja pakubuwono yang ke II. Pada tahun 1755 pecah perjanjian Giyanti yang menghasilkan Keraton Kasultanan Yogyakarta (keraton JOGJA).  Dibangun oleh Raja Raden Mas Sujono  atau Pangeran Pakubumi yang mendapat gelar yaitu Sri  Sultan Hamengkubuwono yang pertama. Perbedaan tahun antara keraton kesultanan Surakarta dan  keraton kesultanan Yogyakarta 10 tahun. Raja Jogja pada saat itu merupakan adik kandung dari Raja  Pakubuwono ke 2 dari Surakarta.

             Keraton Surakarta bukan lagi bangunan asli di karenakan pada 31 Januari 1985 yang di  akibatkan karena,  konsleting arus listrik yang menyebabkan kebakaran di Keraton Solo pada saat itu.  Bangunan tersebut adalah bangunan baru atau di kembalikan pada bentuk ke asliannya. Tetapi  tempat tinggal Raja tidak ikut terbakar karena jauh dari tempat yang mengalami kebakaran tersebut.  Tempat tinggal Raja, 450 meter di balik bangunan yang terbakar. Keputren adalah tempat tinggal  Putri-putri Raja, Sasono Putro adalah tempat tinggal Raja sekarang.

            Keraton Solo mempunyai luas 5312 meter persegi, diantaranya adalah Pendopo Paligi yang berada di depan, Pendopo Agung Sasono Sewo ko tempat mengadakan acara, Dalem Agung Probosuyoso ini adalah tempat penyimpanan pus aka, bangunan tersebut di buka setiap malam 1 Suro atau 1 Hijriyah atau Idul Adha , Sasono G ondroweno . Sasono adalah tempat Gondroweno adalah jamuan. Sasono Gondroweno tempat menerima tamu-tamu keraton.
            Raja Pakubuwono yang ke XIII diangkat menjadi Raja sekitar 6 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 10 September 2004. Upacara-upacara yang di adakan keraton masih ada hingga saat ini. Dalam satu tahun terdiri dari 6 acara resmi di antaranya : Malam satu suro,  Naik tahta Raja setiap tanggal 25 Rajab, Selasa kliwon ada tarian Sakrabedoyo Ketawang di tengah Pendopo Agung, Gerebek Maulud atau Sekaten , Gerebeg Besar(Idul Adha), Gerebeg Puoso (Idul Fitri). Adapun proses ritual diantaranya membuang bunga ke laut selatan yang di selenggarakan setiap tahun.



BAB IV
PENUTUP

 A.    KESIMPULAN

                                                                                                                                                                        
            Dengan penelitian ini penulis dapat meyimpulkan bahwa Keraton Solo mempunyai banyak sejarah dan umur bangunan Keraton Solo sekitar 2,6 abad.
Yang dibangun oleh Raja Pakubuwono ke 2 pada tanggal 17 Februari 1745.
Keraton Solo bukan lagi bangunan asli karena Keraton Solo pernah mengalami musibah yaitu kebakaran yang di akibatkan karena adanya konsleting listrik pada tanggal 31 Januari 1985. Luas dari Keraton Solo adalah 5312 meter , terbagi menjadi 4 yaitu Pendopo Paligi , Pendopo Agung Sasonosewoko , Dalem Agung Probosuyoso, Sasono Gondroweno .
 B.     SARAN

        
            Kita sebagai generasi penerus bangsa kita harus menjaga budaya asli bangsa Indonesia dan menghormati budaya Indonesia. Karena sudah banyak budaya asli bangsa Indonesia di ambil oleh orang asing dan di akui bahwa itu  budaya asli bangsa mereka, maka kita harus mempertahankan dan menjaga budaya asli bangsa kita .
            Saran saya untuk pemerintah menjaga budaya khas kota Solo. Seperti menjaga bangunan Keraton, merawat bangunan Keraton dan lain-lain. Serta memasarkan wisata kota Solo tepatnya Keraton Solo kepada masyarakat luas.